Manufactured by: Amico Laboratories Ltd.
Ketoconazole Similar medicine
Orang dengan masalah hati harus memeriksakan fungsi hatinya secara teratur. Berhati-hatilah jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berisiko mengalami masalah kelenjar adrenal. Hentikan pengobatan jika kadar enzim hati tetap tinggi atau memburuk.
**Beberapa obat dan obat-obatan dapat memengaruhi seberapa baik obat ini diserap atau seberapa banyak obat ini ada di dalam tubuh Anda.**
- Obat-obatan seperti antimuskarinik, antasida, penghambat H2, PPI, dan sukralfat dapat menurunkan jumlah obat yang diserap.
- Obat lain seperti rifampisin, isoniazid, efavirenz, nevirapine, dan fenitoin dapat mengurangi jumlah obat ini dalam aliran darah Anda.
- Obat ini juga dapat menurunkan kadar isoniazid dan rifampisin.
- Hal ini dapat membuat kontrasepsi oral (pil KB) menjadi kurang efektif.
- Dapat meningkatkan kadar obat tertentu dalam darah yang dipecah oleh enzim CYP3A4, termasuk digoksin, beberapa pengencer darah, sildenafil, dan tacrolimus.
**Interaksi serius dan berpotensi fatal:**
- Obat ini dapat meningkatkan dan memperpanjang efek sedatif (mengantuk) midazolam dan triazolam.
- Dapat meningkatkan jumlah dan efek obat-obatan tertentu (seperti astemizole, cisapride, dofetilide, pimozide, quinidine, dan terfenadine), meningkatkan risiko masalah irama jantung yang berbahaya (torsade de pointes).
- Risiko masalah otot (miopati) lebih tinggi jika dikonsumsi dengan obat penurun kolesterol tertentu (seperti lovastatin dan simvastatin).
- Ini dapat sangat meningkatkan kadar nisoldipine dalam darah.
- Ada risiko lebih tinggi kadar kalium tinggi dan tekanan darah rendah jika digunakan dengan eplerenone.
- Meningkatkan risiko kejang pembuluh darah yang dapat menyebabkan stroke bila digunakan dengan obat migrain tertentu (alkaloid ergot seperti ergotamine dan dihydroergotamine).
Jangan gunakan obat ini jika Anda alergi terhadap obat ini, mempunyai masalah hati, atau menderita porfiria. Selain itu, jangan meminumnya bersamaan dengan cisapride, terfenadine, atau astemizole.
Ketoconazole bekerja dengan memblokir enzim jamur yang disebut CYP450, yang mengganggu produksi lemak penting (trigliserida dan fosfolipid) di dalam jamur. Hal ini mengubah permeabilitas membran sel jamur, sehingga memudahkan zat bocor masuk dan keluar. Ketoconazole juga memblokir enzim jamur lainnya, menyebabkan kadar hidrogen peroksida yang berbahaya menumpuk di dalam jamur.
Dewasa: PO Infeksi jamur 200 mg sekali sehari, hingga 400 mg sekali sehari jika diperlukan. Durasi biasa: 14 hari dan setidaknya 1 minggu setelah gejala hilang dan kultur menjadi negatif.
Kandidiasis vag kronis 400 mg 1 kali sehari selama 5 hari.
Meskipun penelitian pada reproduksi hewan menunjukkan efek buruk pada janin dan belum ada penelitian yang memadai dan terkontrol dengan baik pada wanita hamil, namun selama kehamilan, obat ini dapat digunakan tepat ketika benar-benar diperlukan meskipun ada potensi risikonya.
Ibu dengan bayi baru lahir yang telah menggunakan obat ini selama 3 bulan terakhir kehamilan mungkin jarang mengalami gejala termasuk mengantuk, otot kaku atau gemetar, kesulitan makan atau bernapas, dan menangis terus-menerus. Jika Anda melihat gejala-gejala ini pada bayi Anda terutama pada bulan pertama, segera beri tahu dokter.
Obat ini masuk ke dalam ASI. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menyusui.
30's pack Price : ৳249.9
Manufactured by: Square Pharmaceuticals Ltd.
Manufactured by: Opsonin Pharma Limited
Manufactured by: Amico Laboratories Ltd.
Click here to see more similar medicines
There are few similar medicines of Ketofun are manufactured by other companies using the same ingredients. Although, it would be good if you are able to use the same medicine, which has been prescribed by your Doctor. Due to availability in the local market, you can try others. Please make sure and contact your Doctor first about alternatives.
Amphotericin B is indicated for Endocarditis, Systemic fungal infections, Visceral leishmaniasis, Primary amoebic meningoencephalitis, Thrush, Cryptococcal meningitis, Candidiasis, Aspergillosis, Candidal cystitis
List of medicines using Amphotericin B
Fenticonazole Nitrate 2% Topical is indicated for Candidiasis, Fungal skin infections
List of medicines using Fenticonazole Nitrate 2% Topical
Fluconazole is indicated for Cryptococcal meningitis, Candidiasis, Tinea pedis, Tinea cruris, Tinea corporis, Vaginal candidiasis, Onychomycosis, Coccidioidomycosis, Cryptococcosis, Histoplasmosis, Mucosal candidiasis, Candidal balanitis, Dermatophytosis
List of medicines using Fluconazole
Itraconazole is indicated for Candidiasis, Fungal infections, Tinea pedis, Tinea cruris, Tinea corporis, Pityriasis versicolor
List of medicines using Itraconazole
Itraconazole is indicated for Candidiasis, Fungal infections, Tinea pedis, Tinea cruris, Tinea corporis, Pityriasis versicolor
List of medicines using Itraconazole