Discover More

Topics | Healthy living | Amazing Healthy living secrets must steal ASAP

Melleril 10mg (Tablet)

Manufactured by: Novartis (Bangladesh) Ltd.

Thioridazine hydrochloride Similar medicine

Melleril is indicated for

  • Depresi
  • Skizofrenia

Precautions and warnings

Obat ini harus digunakan dengan hati-hati selama kehamilan, menyusui, dan pada orang dengan masalah ginjal atau hati, atau epilepsi. EKG dan kadar elektrolit harus diperiksa sebelum memulai pengobatan, setelah setiap peningkatan dosis, dan setiap enam bulan setelahnya. Jika Anda menggunakan obat ini untuk waktu yang lama, penglihatan Anda harus dipantau secara rutin. Obat tersebut dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan tugas yang memerlukan keterampilan. Jika Anda perlu berhenti meminumnya, kurangi dosisnya secara bertahap selama 1-2 minggu.

Side-effects

  • Mengantuk
  • sedasi
  • mulut kering
  • hidung tersumbat
  • penglihatan kabur
  • tremor
  • midriasis
  • konstipasi
  • retensi urin
  • takikardia
  • hipotensi postural
  • disfungsi seksual
  • retinopati pigmentasi (dosis tinggi dan terapi jangka panjang)
  • dermatitis kontak
  • tardive dyskinesias. Berpotensi Fatal: Sindrom neuroleptik maligna. Kematian mendadak karena aritmia jantung dan henti jantung.

Drug Interactions

Thioridazine dapat meningkatkan efek samping obat antikolinergik. Mengonsumsi antidepresan trisiklik (TCA) secara bersamaan meningkatkan kadar kedua obat tersebut dalam darah. Thioridazine dapat mengurangi efektivitas levodopa, bromocriptine, dan obat lain yang meningkatkan dopamin. Jangan gunakan thioridazine dengan obat yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Jika Anda menggunakan fenitoin, pantau terapi Anda karena thioridazine dapat mempengaruhi kadarnya secara tidak terduga.

Risiko Serius: Thioridazine dapat meningkatkan risiko masalah irama jantung yang berbahaya (perpanjangan QT) bila dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu, seperti antiaritmia kelas IA dan II, astemizole, cisapride, pimozide, droperidol, eritromisin IV, sparfloxacin, terfenadine, klaritromisin, dan obat lain yang memperpanjang interval QT. Thioridazine juga meningkatkan rasa kantuk bila digunakan dengan opioid dan meningkatkan risiko detak jantung tidak teratur jika digunakan dengan obat-obatan seperti fenilpropanolamin. Obat-obatan seperti fluvoxamine, pindolol, propranolol, ritonavir, dan inhibitor CYP2D6 lainnya (termasuk fluoxetine dan paroxetine) dapat meningkatkan kadar thioridazine dalam darah.

Contraindications

Jangan gunakan fenotiazin pada orang yang alergi terhadap obat tersebut, sedang koma, atau sudah mengalami depresi sistem saraf pusat (SSP) yang serius atau masalah jantung yang parah. Obat ini juga harus dihindari pada pasien dengan kadar kalium rendah atau ketidakseimbangan elektrolit lainnya yang tidak diobati, interval QT panjang yang diketahui atau dicurigai pada EKG, riwayat irama jantung abnormal tertentu (seperti torsades de pointes), atau porfiria. Kondisi lain di mana fenotiazin tidak boleh digunakan termasuk penekanan sumsum tulang, pheochromocytoma, tumor sensitif hormon, glaukoma sudut tertutup, penyakit kuning, penyakit Parkinson, diabetes, hipotiroidisme, miastenia gravis, usus tersumbat (ileus paralitik), pembesaran prostat, atau kesulitan buang air kecil. Perhatian juga diperlukan pada orang yang memiliki aktivitas enzim hati CYP2D6 yang lebih rendah.

Mode of actions

Thioridazine adalah salah satu jenis obat antipsikotik dari golongan fenotiazin. Ini sangat memblokir reseptor beta-adrenergik dan mengurangi pelepasan hormon tertentu dari hipotalamus dan kelenjar pituitari dengan memblokir reseptor dopamin di jalur mesolimbik otak.

Dosage & Administration

Skizofrenia Dewasa: Awalnya, 50-100 tiga kali sehari dan dititrasi perlahan ke atas, tidak lebih dari 100 mg setiap minggu. Maks: 800 mg setiap hari dalam 2-4 dosis terbagi.

Anak: 2-12 tahun: Awalnya, 0,5 mg/kg setiap hari dalam dosis terbagi, ditingkatkan secara bertahap hingga diperoleh efek optimal. Maks: 3 mg/kg setiap hari.

DepresiDewasa: Awalnya, 25 mg tiga kali sehari, dititrasi menjadi 20-200 mg setiap hari.

Gangguan ginjal: Dosis awal lebih rendah dan peningkatan dosis bertahap. Gangguan hati: Dosis awal lebih rendah dan peningkatan dosis bertahap.

Pregnancy & Lactation

Meskipun penelitian pada reproduksi hewan menunjukkan efek buruk pada janin dan belum ada penelitian yang memadai dan terkontrol dengan baik pada wanita hamil, namun selama kehamilan, obat ini dapat digunakan tepat ketika benar-benar diperlukan meskipun ada potensi risikonya.

Ibu dengan bayi baru lahir yang telah menggunakan obat ini selama 3 bulan terakhir kehamilan mungkin jarang mengalami gejala termasuk mengantuk, otot kaku atau gemetar, kesulitan makan atau bernapas, dan menangis terus-menerus. Jika Anda melihat gejala-gejala ini pada bayi Anda terutama pada bulan pertama, segera beri tahu dokter.

Obat ini masuk ke dalam ASI. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menyusui.

Pack Size & Price

30's pack Price : ৳135.7

Similar medicine

Melleril 25mg (Tablet)

Manufactured by: Novartis Pharmaceuticals, UK

Melleril 10mg (Tablet)

Manufactured by: Novartis (Bangladesh) Ltd.

Click here to see more similar medicines

There are few similar medicines of Melleril are manufactured by other companies using the same ingredients. Although, it would be good if you are able to use the same medicine, which has been prescribed by your Doctor. Due to availability in the local market, you can try others. Please make sure and contact your Doctor first about alternatives.

You May Like

Most Read